Supply Chain & Logistics Training

Supply Chain & Logistics Training

Supply Chain & Logistics Training yang Praktis, Terukur, dan Relevan

Program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi tim dalam mengelola supply chain end-to-end, warehouse, inventory, transportasi, distribusi, KPI, dan biaya logistik melalui studi kasus serta action plan yang dapat diterapkan.

Supply Chain & Logistics Training Pilarmedia
Common Challenges

Tantangan Umum Pengelolaan Supply Chain & Logistics

Mengapa kinerja logistik sulit meningkat meskipun aktivitas operasional terus berjalan?

Proses antar fungsi belum terintegrasi
Procurement, warehouse, transportasi, finance, dan customer service bekerja dengan data serta target yang berbeda.
Keputusan operasional tidak berbasis KPI
Tim sibuk menyelesaikan transaksi harian, tetapi belum menggunakan lead time, OTIF, inventory accuracy, utilization, dan cost per shipment sebagai alat kendali.
Biaya logistik sulit ditelusuri
Biaya gudang, kendaraan, vendor, handling, dan distribusi belum dianalisis sampai ke pelanggan, rute, produk, atau aktivitas.
Pelatihan berhenti pada teori
Materi tidak dikaitkan dengan masalah dan data perusahaan sehingga peserta kesulitan menerapkannya setelah kelas selesai.

👉 Pelatihan dirancang agar pengetahuan berubah menjadi perbaikan operasional.

Peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga berlatih membaca proses, menganalisis data, menyelesaikan kasus, dan menyusun action plan yang realistis.

Assess + Learn + Practice + Improve

Metode Supply Chain & Logistics Training Pilarmedia

Program dapat disesuaikan dengan level peserta, karakter bisnis, serta masalah aktual perusahaan agar hasil pembelajaran relevan dan dapat langsung diterapkan.

1
ASSESS
Diagnosis Kebutuhan & Kompetensi
Fokus: memastikan materi menjawab kebutuhan nyata.
Aktivitas:
  • Wawancara manajemen dan PIC
  • Pemetaan proses supply chain dan logistik
  • Identifikasi gap kompetensi serta KPI
  • Penentuan tujuan dan studi kasus
Output: learning needs, ruang lingkup, level peserta, dan indikator keberhasilan.
2
LEARN
Konsep & Kerangka Kerja yang Relevan
Fokus: membangun pemahaman end-to-end.
Materi:
  • Supply chain planning dan demand
  • Warehouse serta inventory management
  • Transportasi, fleet, dan distribusi
  • KPI, SLA, cost control, dan digitalisasi
Materi disampaikan ringkas, kontekstual, dan mudah dihubungkan dengan pekerjaan peserta.
3
PRACTICE
Studi Kasus, Simulasi & Problem Solving
Fokus: mengubah konsep menjadi keterampilan.
Aktivitas:
  • Process mapping dan root cause analysis
  • Perhitungan inventory, kapasitas, dan biaya
  • Simulasi keputusan operasional
  • Diskusi kasus perusahaan
Hasil: peserta mampu menganalisis masalah dan menyusun alternatif solusi.
4
IMPROVE
Action Plan & Pendampingan
Fokus: memastikan hasil training diterapkan.
Aktivitas:
  • Penyusunan action plan 30–90 hari
  • Penetapan PIC, target, dan KPI
  • Review implementasi dan coaching
  • Evaluasi dampak perbaikan
Perbaikan dilakukan bertahap agar tetap realistis terhadap dinamika organisasi.
Training Modules

Topik Pelatihan yang Dapat Disesuaikan

Kurikulum modular untuk tim operasional, supervisor, manajer, hingga pimpinan perusahaan.

Supply Chain Planning
Demand planning, supply planning, S&OP, supplier performance, lead time, kapasitas, dan koordinasi lintas fungsi.
Warehouse & Inventory Management
Inbound, putaway, storage, picking, dispatch, layout, slotting, stock accuracy, cycle count, safety stock, dan inventory turnover.
Transport, Fleet & Distribution
Route planning, vehicle utilization, vendor management, delivery performance, OTIF, POD, biaya perjalanan, dan last-mile control.
Logistics KPI & Cost Control
KPI tree, SLA, dashboard, cost-to-serve, cost per shipment, productivity, variance analysis, dan improvement prioritization.
Digital Supply Chain & Continuous Improvement
Pemanfaatan WMS, TMS, FMS, ERP, barcode, dashboard, integrasi data, Lean, PDCA, Kaizen, dan change management.
Measurable Outcomes

Hasil yang Diharapkan dari Program Training

Keberhasilan pelatihan diarahkan pada peningkatan kompetensi sekaligus perubahan cara kerja yang dapat diukur.

End-to-End Perspective
Peserta memahami hubungan perencanaan, pengadaan, inventory, warehouse, transportasi, pelayanan, dan finance.
Operational Capability
Tim mampu membaca data, mengidentifikasi bottleneck, menentukan akar masalah, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.
Actionable Improvement
Setiap kelompok menghasilkan prioritas perbaikan dan action plan yang memiliki PIC, target waktu, serta indikator hasil.
Sustainable Learning
Materi, template, evaluasi, dan opsi coaching membantu perusahaan menjaga pembelajaran setelah sesi training selesai.
FREQUENTLY ASKED QUESTIONS

FAQ — Supply Chain & Logistics Training

Berikut pertanyaan umum mengenai peserta, format, penyesuaian materi, durasi, dan hasil program Supply Chain & Logistics Training Pilarmedia.

Siapa yang cocok mengikuti training ini?
Program dapat dirancang untuk staf operasional, supervisor, manajer, pimpinan, serta tim lintas fungsi yang terlibat dalam supply chain, warehouse, inventory, transportasi, distribusi, finance, atau customer service.
Apakah materi dapat disesuaikan dengan bisnis perusahaan?
Ya. Kami melakukan diagnosis kebutuhan agar kurikulum, studi kasus, tingkat kedalaman, dan output sesuai dengan industri, proses, serta masalah aktual perusahaan.
Apakah training tersedia secara in-house?
Ya. Program dapat dilaksanakan in-house secara tatap muka maupun online, dalam format workshop intensif atau rangkaian sesi bertahap.
Berapa lama durasi pelatihannya?
Durasi mengikuti ruang lingkup dan target pembelajaran. Program dapat berupa sesi satu hari, workshop dua hingga tiga hari, atau learning journey yang dilengkapi coaching dan review action plan.
Apa output nyata setelah training?
Output dapat mencakup hasil assessment, materi dan template kerja, analisis studi kasus, action plan 30–90 hari, KPI perbaikan, serta rekomendasi tindak lanjut.

Partner Transformasi Digital Logistik & Supply Chain

Info Kontak

Rungkut Mapan Barat XII / AK-5,
Surabaya, Jawa Timur