
Optimasi Biaya Armada & Maintenance
Pilarmedia membantu PT. Sidomulyo Selaras Tbk. dalam mengoptimalkan pengelolaan biaya armada dan maintenance melalui implementasi ERP Logistik yang menghubungkan aktivitas operasional kendaraan, pemeliharaan, penggunaan spare part, hingga pencatatan biaya dalam satu alur data yang terintegrasi. Optimasi biaya armada maintenance adalah goal utama.
Solusi ini dirancang agar perusahaan memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap total biaya kepemilikan dan operasional armada, bukan hanya melihat biaya perbaikan ketika kendaraan mengalami kerusakan. Setiap aktivitas maintenance dapat ditelusuri berdasarkan kendaraan, jenis pekerjaan, komponen yang digunakan, vendor, kilometer, dan histori perawatan.
Dengan sistem yang lebih terstruktur, manajemen dapat mengendalikan biaya maintenance, mengurangi downtime kendaraan, meningkatkan kesiapan armada, serta memperoleh data yang lebih akurat untuk menentukan keputusan perbaikan, penggantian komponen, maupun evaluasi kendaraan.
Implementasi ERP Logistik untuk PT. Sidomulyo Selaras Tbk.
Implementasi dilakukan secara bertahap dengan memetakan proses pengelolaan armada dan maintenance yang berjalan, kemudian menghubungkannya dengan pencatatan biaya dan aktivitas operasional di dalam ERP Logistik.



Analisis Biaya dan Proses Maintenance
Standardisasi Master Armada
Preventive Maintenance Management
Work Order Maintenance
Kontrol Spare Part dan Vendor
Monitoring Biaya dan Kinerja Armada
Integrasi ERP Logistik dengan Fleet Maintenance
Integrasi ERP Logistik dengan fleet maintenance membuat aktivitas pemeliharaan kendaraan tidak lagi berdiri sebagai proses yang terpisah dari kegiatan operasional dan keuangan. Setiap maintenance dapat dikaitkan dengan kendaraan, penggunaan spare part, pekerjaan vendor, serta biaya yang timbul selama proses perawatan.
Ketika maintenance selesai, biaya yang direalisasikan dapat menjadi bagian dari histori biaya kendaraan. Hal ini memungkinkan perusahaan melihat biaya armada secara lebih lengkap, termasuk biaya perbaikan, komponen, vendor, dan aktivitas maintenance lainnya.
Dengan data yang terintegrasi, manajemen memperoleh dasar yang lebih akurat untuk mengevaluasi performa dan keekonomian setiap kendaraan.
Optimasi Biaya Armada
Optimasi biaya armada dan maintenance tidak hanya dilakukan dengan mengurangi pengeluaran perbaikan. Perusahaan perlu mengetahui kapan biaya tersebut terjadi, kendaraan mana yang paling banyak menyerap biaya, serta penyebab pengeluaran yang terus berulang.
ERP Logistik membantu mengubah data transaksi maintenance menjadi informasi manajemen. Kendaraan dengan biaya perawatan tinggi dapat dibandingkan dengan kendaraan sejenis berdasarkan usia kendaraan, kilometer, frekuensi maintenance, downtime, maupun total biaya yang sudah dikeluarkan.
Pendekatan tersebut membantu perusahaan mengalihkan keputusan maintenance dari pola reaktif menjadi keputusan berbasis data, sehingga pengeluaran armada dapat dikendalikan tanpa mengorbankan kesiapan kendaraan.
Preventive Maintenance untuk Mengurangi Downtime
Preventive maintenance menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas armada. Kendaraan yang terlambat melakukan perawatan berpotensi mengalami kerusakan saat sedang digunakan sehingga dapat mengganggu jadwal operasional.
Melalui sistem, jadwal maintenance dapat direncanakan berdasarkan kilometer maupun periode tertentu. Tim terkait dapat mengetahui unit yang mendekati jadwal perawatan dan melakukan persiapan sebelum kendaraan masuk workshop.
Dengan perawatan yang lebih terencana, perusahaan dapat mengurangi unexpected breakdown, memperpendek downtime, dan menjaga lebih banyak kendaraan tetap dalam kondisi siap operasi.
Data Biaya sebagai Dasar Replacement Armada
Tidak semua kendaraan harus terus dipertahankan hanya karena masih dapat dioperasikan. Pada kondisi tertentu, biaya maintenance yang terus meningkat dapat membuat kendaraan menjadi tidak lagi ekonomis.
ERP Logistik membantu menyediakan histori biaya dan aktivitas maintenance yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi masing-masing kendaraan. Manajemen dapat membandingkan biaya maintenance dengan usia kendaraan, utilisasi, kilometer, downtime, dan produktivitas unit.
Data tersebut memberikan dasar yang lebih objektif dalam menentukan keputusan repair, overhaul, atau replacement sehingga investasi armada dapat dilakukan secara lebih terukur.
Hasil yang Diharapkan
Implementasi solusi ini diarahkan untuk membantu PT. Sidomulyo Selaras Tbk. memperoleh pengelolaan armada yang lebih terukur melalui:
- Visibilitas biaya maintenance per kendaraan.
- Histori perawatan armada yang terdokumentasi.
- Preventive maintenance yang lebih terencana.
- Pengendalian penggunaan spare part.
- Monitoring biaya vendor maintenance.
- Pengurangan downtime kendaraan.
- Identifikasi kendaraan dengan biaya maintenance tinggi.
- Data pendukung keputusan repair atau replacement.
- Integrasi aktivitas maintenance dengan ERP Logistik.
- Dashboard kinerja dan biaya armada untuk kebutuhan manajemen.
FAQ Optimasi Biaya Armada & Maintenance
Apa yang dimaksud optimasi biaya armada dan maintenance?
Bagaimana ERP Logistik membantu mengurangi biaya maintenance armada?
Apa manfaat preventive maintenance bagi perusahaan dengan banyak armada?
Apakah sistem bisa mencatat biaya maintenance per kendaraan?
Apakah penggunaan spare part juga bisa dikontrol?
Bagaimana sistem membantu mengurangi downtime kendaraan?
Apakah solusi ini cocok untuk armada truk, tangki, atau kendaraan operasional khusus?
Apakah biaya vendor maintenance dapat dibandingkan?
Bagaimana menentukan kendaraan yang sebaiknya diperbaiki atau diganti?
Apakah ERP Logistik bisa terintegrasi dengan sistem operasional lain?
Berapa lama implementasi sistem fleet maintenance biasanya dilakukan?
Apakah solusi fleet maintenance dari Pilarmedia dapat disesuaikan dengan proses bisnis perusahaan?
Data apa saja yang sebaiknya disiapkan sebelum implementasi?
Apa KPI yang dapat dipantau setelah implementasi?
Bagaimana memulai implementasi optimasi biaya armada dan maintenance?
Project Information
PT. Sidomulyo Selaras Tbk.
ERP Logistik
2023 - 2026





