Bukan hanya strategy deck, tapi implementasi nyata
Pendekatan manusia + proses + teknologi
Cocok untuk digital transformation, ERP, SOP, dan restrukturisasi kerja
Kenapa Banyak Program Change Management Gagal di Tengah Jalan?
Masalah yang sering muncul ketika organisasi menjalankan transformasi
Sistem baru sudah jalan, tapi orang balik ke cara lama
SOP dibuat, tapi tidak dipatuhi
Tim bingung peran dan ekspektasi
Resistensi diam-diam dari middle management
Tidak ada owner perubahan setelah go-live
Hampir selalu di manajemen perubahan.
Change Management Itu Bukan Event. Tapi Proses yang Dikelola.
Change Management adalah pendekatan sistematis untuk memastikan orang, proses, dan struktur organisasi siap dan mampu menjalankan perubahan—bukan hanya memahami, tapi menerapkan secara konsisten.
Framework ADKAR: Metodologi Change Management Kami
Kami menggunakan framework ADKAR—pendekatan people-centered yang terbukti efektif untuk mengelola perubahan di level individu dan organisasi
Awareness
Membangun kesadaran akan kebutuhan perubahan dan alasan di baliknya
Desire
Menumbuhkan keinginan untuk mendukung dan berpartisipasi dalam perubahan
Knowledge
Memberikan pengetahuan tentang cara menjalankan perubahan
Ability
Membangun kemampuan praktis untuk mengimplementasikan perubahan
Reinforcement
Melakukan penguatan berkelanjutan agar perubahan sustain
Kenapa ADKAR Efektif?
Individual-Focused
Perubahan dimulai dari level individu—memastikan setiap orang paham, mau, dan mampu
Sequential & Measurable
Setiap tahap punya milestone yang bisa diukur—tidak abstrak atau teoritis
Proven Worldwide
Digunakan oleh ribuan organisasi global dengan success rate tinggi
Pendekatan Terstruktur & Teruji di Lapangan
Jasa Change Management Consultant dari Pilarmedia Indonesia menggunakan roadmap kegiatan sebagai berikut :
Diagnosis & Readiness Assessment
- Mapping stakeholder
- Analisis budaya & resistensi
- Identifikasi risiko perubahan
Design & Alignment
- Penyusunan roadmap perubahan
- Penyesuaian SOP & struktur peran
- Alignment pimpinan & key person
Adoption & Enablement
- Sosialisasi yang membumi
- Training & coaching berbasis peran
- Pendampingan operasional awal
Monitoring & Reinforcement
- KPI adopsi perubahan
- Evaluasi perilaku kerja
- Perbaikan berkelanjutan (PDCA & Kaizen)
Cocok untuk Berbagai Skenario Perubahan
Anda bisa menggunakan Jasa Change Management Consultant dari Pilarmedia Indonesia dari transformasi digital hingga restrukturisasi organisasi
Implementasi ERP / Sistem Digital
Restrukturisasi Proses Kerja
Perubahan SOP & Kebijakan Internal
Sebagai Change Management Consultant, Kami Tidak Datang Sebagai "Teori Konsultan"
Pengalaman operasional nyata + pendekatan humanis = Change management yang benar-benar work
Berpengalaman di Operasi Nyata
Bukan hanya presentasi—kami pernah menjalankan perubahan di operasional logistik, warehouse, dan enterprise systems
Tim Gabungan: Proses, Sistem, Change Leader
Konsultan proses bisnis, arsitek sistem, dan change management specialist bekerja terintegrasi
Terbiasa Mendampingi Sampai Pasca Go-Live
Kami tidak hilang setelah launch—tapi hadir untuk monitoring adopsi dan reinforcement
Fokus ke Ownership, Bukan Ketergantungan
Kami membangun kapasitas internal Anda untuk mengelola perubahan berkelanjutan secara mandiri
Bukan Janji, Tapi Deliverables
Output konkret yang Anda terima di setiap fase engagement di Jasa Change Management Consultant
Change Roadmap & Timeline
Stakeholder & Communication Plan
SOP & Role Clarification
Materi Sosialisasi & Training
KPI & Improvment Adopsi Perubahan
Laporan Evaluasi & Rekomendasi
Pertanyaan yang sering ditanyakan dalam kerjasama Change Management Consultant
Bagian ini merangkum pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul ketika perusahaan merencanakan dan menjalankan inisiatif Change Management. Mulai dari bagaimana perubahan dikelola di level manusia dan organisasi, peran konsultan dalam mendampingi tim internal, hingga bagaimana memastikan perubahan benar-benar diadopsi dan berkelanjutan setelah implementasi.
Tujuan kami adalah membantu Anda memahami pendekatan kerja secara utuh—bukan hanya apa yang dilakukan, tetapi bagaimana perubahan dijalankan agar berdampak nyata pada kinerja, stabilitas operasional, dan pertumbuhan bisnis.
Apakah change management harus selalu panjang dan mahal?
Apa bedanya dengan training biasa?
Kapan change management wajib dilakukan?
(1) Perubahan berdampak ke banyak orang,
(2) Butuh perubahan perilaku kerja,
(3) Ada risiko resistensi tinggi,
(4) Investasi besar (misal: ERP, restrukturisasi),
(5) Gagal bukan pilihan (misal: compliance, survival). Intinya: kalau perubahan kritikal, change management wajib.
